
BATANG – Sukses dalam program pengumpulan minyak jelantah jadi rupiah, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang menjadi tujuan kunjungan studi tiru TP PKK Kabupaten Kudus. Lokasi yang dikunjungi adalah Desa Sambong, Kecamatan Batang.
Ketua TP PKK Batang, Faelasufa Faiz Kurniawan, mengajak rombongan TP PKK Kabupaten Kudus, untuk menyaksikan langsung proses pengumpulan dan pengolahan minyak jelantah di tempat itu.
“Desa Sambong dipilih karena lokasinya dekat dengan pusat Kota Batang, dan termasuk desa dengan pengumpulan minyak jelantah yang aktif. Per bulan mereka mengumpulkan 200-an liter minyak jelantah, dengan harga per liter yaitu Rp6 ribu-Rp7 ribu,” katanya, saat menerima kunjungan TP PKK Kabupaten Kudus, di Aula Kantor Bupati Batang, Rabu (12/8/2026).
Faelasufa menjelaskan, selama satu tahun program itu berjalan, PKK Kabupaten Batang sudah mendapatkan total Rp200 juta dari pengumpulan minyak jelantah. Namun, memang masih terdapat sedikit kendala dalam kuantitas pengumpulan minyak jelantah di tingkat desa.
“Memang beberapa desa masih ada yang belum maksimal dalam pengumpulan jelantah,” jelasnya.
Untuk itu, istri Bupati Batang ini terus mendorong kader PKK dan masyarakat, agar terus berkontribusi dalam pengumpulan jelantah.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Endhayani menyatakan, kunjungannya ke Batang untuk belajar dan mengadopsi kesuksesan dalam pengelolaan limbah minyak jelantah, hingga bisa menghasilkan rupiah. Endhah berharap, ilmu yang mereka dapatkan dapat diterapkan di wilayahnya.
“Setelah melihat langsung proses pengumpulan hingga pengolahannya, kami berharap ilmunya bisa kami aplikasikan ke Kudus,” ujar dia. (PKK Batang)*ul